Post-Mortem: GGJ 2016

Post-Mortem: GGJ 2016

GGJ 2016 kemarin menjadi kali kedua saya ikut game jam dan berhasil selesai sampai akhir — biasanya saya ikut Ludum Dare lalu ditinggal karena tidak selesai. Kali pertama selesai tentu saja GGJ 2015 (heh).

Saya ikut GGJ dengan kemampuan ngoding Unity yang sedikit meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan beberapa ide desain visual yang terinspirasi dari banyak menonton video-video VOCALOID – satu mental training yang saya lakukan ketika menonton video VOCALOID adalah membayangkan implementasi setiap animasinya di Unity.

Pada akhirnya, saya dan dua anggota tim lain – Kuro dan Gp – berhasil membuat sebuah game berjudul Samsara dalam waktu 48 jam. Secara keseluruhan saya cukup puas dengan hasilnya, meskipun memang masih banyak yang harus ditingkatkan, khususnya untuk kemampuan ngoding saya.

Continue reading “Post-Mortem: GGJ 2016”